Registrasi

Nama :
Jenis Kelamin :
Institusi :
Telepon :
Alamat :
Foto :
    * max upload size 200 KB
Username (Email) :
Password :
Ulangi Password  
   

PENGARUH RAMUAN JUS (TOMAT, JERUK, PISANG AMBON DAN KOMBINASI) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA  DI PSTW TERATAI PALEMBANG

PENGARUH RAMUAN JUS (TOMAT, JERUK, PISANG AMBON DAN KOMBINASI) TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA DI PSTW TERATAI PALEMBANG

Hipertensi merupakan suatu penyakit kelainan jantung yang ditandai dengan meningkatnya tekanan darah dalam tubuh. Seseorang yang mengalami penyakit hipertensi ini biasanya berpotensi untuk mengalami penyakit-penyakit lain seperti stroke dan penyakit jantung.1 Secara umum, seseorang dianggap mengalami hipertensi apabila tekanan darahnya lebih tinggi dari 140/90 mmHg, Hipertensi menyebabkan kematian hampir 8 juta orang tiap tahun, hampir 1,5 juta adalah penduduk wilayah Asia Tenggara. Diperkirakan 1 dari 3 orang dewasa di Asia Tenggara menderita hipertensi. Tingginya resiko lansia yang terkena hipertensi disebabkan oleh terjadinya perubahan-perubahan yang terjadi selama perubahan usia atau yang disebut proses penuan.  Tindakan Pengobatan hipertensi terdiri dari terapi farmakologis dan nonfarmakologi. Terapi farmakologis efeknya hanya menurunkan tekanan darah sedangkan terapi nonfarmakologis bertujuan menurunkan tekanan darah dan mengendalikan faktor resiko dan penyakit lainnya.1 Tujuan penelitia Untuk mengetahui adanya pengaruh ramuan jus (jus tomat, jus jeruk, jus pisang ambon dan jus kombinasi) terhadap tekanan darah pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang tahun 2016.  Desain penelitian ini adalah pre-ekperimen secara kuantitatif dengan rancangan studi one-group pretest-posttest design. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 23-29 april tahun 2016, dengan menggunakan metode total sampling pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Teratai Palembang Tahun 2016, sedangkan uji statistik pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil uji analisis lebih lanjut atau uji statistic intervensi Jus Pisang Ambon didapatkan nilai tekanan darah sistolik pre intervensi dan tekanan darah post sistolik p Value = 0,014 (p ˂ 0,05) dan tekanan darah diastolik pre intervensi dan post intervensi p Value = 0,024 (p < 0,05), intervensi Jus Tomat didapatkan nilai tekanan darah sistolik pre intervensi dan tekanan darah post sistolik p Value = 0,020 (p ˂ 0,05) dan tekanan darah diastolik pre intervensi dan post intervensi p Value = 0,034 (p < 0,05), intervensi Jus Jeruk didapatkan nilai tekanan darah sistolik pre intervensi dan tekanan darah post sistolik p Value = 0,008 (p ˂ 0,05) dan tekanan darah diastolik pre intervensi dan post intervensi p Value = 0,033 (p < 0,05) dan intervensi  Jus Kombinasi (Pisang Ambon, Tomat dan Jeruk )didapatkan nilai tekanan darah sistolik pre intervensi dan tekanan darah post sistolik p Value = 0,018 (p ˂ 0,05) dan tekanan darah diastolik pre intervensi dan post intervensi p Value = 0,014 (p < 0,05). Kesimpulan : Pengaruh jus ramuan jus (jus tomat, jus jeruk, jus pisang ambon dan jus kombinasi) mempunyai pengaruh terhadap tekanan darah pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Terati Palembang Tahun 2016.

Kata kunci:    Lansia, Hipertensi Terapi non-farmakologi, Ramuan Jus (Jus tomat, jus jeruk, jus pisang ambon dan jus kombinasi)

Puji Setya Rini | Keperawatan | 2016 | views 765 kali

<div>TINDAKAN NON FARMAKOLOGI RELAKSASI BENSON  DALAM MENGATASI GANGGUAN TIDUR PADA PASIEN LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA  WARGA TAMA INDRALAYA  TAHUN 2016</div>

TINDAKAN NON FARMAKOLOGI RELAKSASI BENSON  DALAM MENGATASI GANGGUAN TIDUR PADA PASIEN LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA  WARGA TAMA INDRALAYA  TAHUN 2016

ABSTRAK

Salah satu upaya yang dilakukan oleh lansia untuk meningkatkan kesejahteraannya adalah dengan memenuhi kebutuhan dasarnya. Salah satu kebutuhan dasar tersebut adalah kebutuhan tidur dan istirahat. Akan tetapi, sekitar 50% lansia mengalami insomnia atau sulit tidur. Insomnia pada lansia dapat diatasi dengan cara non farmakologi yang salah satunya adalah dengan relaksasi Benson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh relaksasi Benson dalam mengatasi gangguan tidur pada pasien lanjut usia di Panti Sosial Tresna Werdha Warga Tama Indralaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental Design tanpa kelompok kontrol dengan metode pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 100 orang dengan pengambilan sampel secara purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah lansia yang ada di Panti Sosial Tresna Werdha Warga Tama Indralaya yang telah memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi sejumlah 31 responden, penelitian dilakukan pada tanggal 14-28 Januari 2016. Tingkat insomnia diukur dengan kuesioner sebelum dan sesudah diberi relaksasi Benson. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan metode Uji-t. Simpulan:  bahwa relaksasi benson secara signifikan mempengaruhi insomnia pada lansia. Uji statistik yang digunakan adalah Uji-t “Paired Sample Test” dengan tingkat kepercayaan 95% atau ? = 0,05 (p = 0,000). Berdasarkan penelitian ini, maka peneliti menyarankan kepada perawat  untuk mengaplikasikan relaksasi Benson dengan benar dalam mengurangi insomnia pada lansia.
 
Kata Kunci: Lansia, insomnia dan relaksasi Benson

Kardewi | Keperawatan | 2017 | views 243 kali

UJI AKTIVITAS FRAKSI SELEDRI (Apium graveolens L) TERHADAP  JAMUR Candida albicans SECARA IN VITRO

UJI AKTIVITAS FRAKSI SELEDRI (Apium graveolens L) TERHADAP JAMUR Candida albicans SECARA IN VITRO

Candida sp. adalah flora normal yang terdapat pada membran mukosa, saluran pencernaan, vagina, uretra, kulit, dan kuku. Kandidiasis merupakan infeksi yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Salah satu bahan alam yang dapat digunakan untuk pengobatan tradisional adalah Seledri (Apium graveolens L).

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas fraksi seledri (Apium graveolens L) terhadap jamur candida albicans.

Penelitian ini termasuk penelitian eksperimental laboratoris in vitro. Sampel penelitian adalah Jamur Candida albicans. Sampel fraksi dibagi menjdi 6 konsentrasi yaitu 10%, 5%, 2,5%, 1,25%, 0,625%, 0,3125% dengan pembanding ketokonazol. Analisa data menggunakan uji normalitas dengan Kolmogorov smirnov, Anova dan posthoc, semua analisa menggunakan program statistik SPSS versi 16.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa fraksi yang aktif adalah n-heksan. Fraksi n-heksan memiliki nilai KHM 1,25% terhadap jamur Candida albicans. Golongan senyawa aktif yang terkandung adalah terpenoid.. Berdasarkan uji statistik oneway anova didapatkan dari masing-masing fraksi p value = 0,000 dengan nilai α = 0,05 (p<α) yang artinya ada perbedaan yang berpengaruh terhadap rerata diameter hambat dari tiap konsentrasi. Berdasarkan hasil uji post hoc ketokonazol masih lebih efektif bila dibandingkan dengan fraksi n-heksan terhadap Candida albicans dengan p value < 0,05.

Dapat disimpulkan bahwa Fraksi n-heksan lebih rendah aktivitas antijamurnya jika dibandingkan dengan ketokonazol.

 

Kata Kunci: Candida Albicans, Seledri (Apium graveolens L), Penelitian Eksperimen, in vitro

Citra Purwanti | Kebidanan | 2015 | views 568 kali

PENGARUH PEMBERIAN DIET VIRGIN COCONUT OIL(VCO)TERHADAP KADAR SERUM KOLESTEROL TOTAL PADA TIKUS PUTIH JANTAN (rattus norvegicus) HIPERKOLESTEROLEMIK

PENGARUH PEMBERIAN DIET VIRGIN COCONUT OIL(VCO)TERHADAP KADAR SERUM KOLESTEROL TOTAL PADA TIKUS PUTIH JANTAN (rattus norvegicus) HIPERKOLESTEROLEMIK

Diet tinggi lemak, obesitas, gaya hidup (kurang gerak) merupakan faktor resiko dan kemungkinan untuk aterosklerosis dan hiperkolesterolemia. Hiperkolesterolemia meliputi perubahan-perubahan dalam profil lipid yang berhubungan dengan peningkatan aterosklerosis.Selain melalui olahraga yang cukup dan teratur, mengkonsumsi suplemen makanan kesehatan dengan zat nutrisi yang cukup dan obat tradisional tidak kalah pentingnya untuk mencegah terjadinya Aterosklerosis. Menormalisasi profil lipid yang tinggi dilakukan melalui diet salah satu produk pangan fungsional yang popular adalah VCO (Virgin Cococnut Oil) VCO merupakan minyak yang diolah dengan berbagai cara salah satunya diproses tanpa pemanasan dari daging buah kelapa segar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian diet  Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap kadar kolesterol total pada tikus putih jantan (Rattus norvegiccus) hiperkolesterolemik. Penelitian True Experimental dengan rancangan one group pre-post test design. Penelitian ini dilakukan sendiri dan pemeriksaan darah akan dilakukan di Balai Besar Laboraturium Daerah yang berlangsung dari bulan Februari 2015 sampai dengan April 2015. Pada penelitian ini terdapat 2 kelompok, masing-masing kelompok terdiri atas 16 ekor tikus, jadi keseluruhan jumlah sampel yang dibutuhkan adalah 32 ekor.  Kedua kelompok ditimbang berat badannya sebelum diberikan pakan tinggi lemak untuk mengetahui perubahan berat badan tikus dengan tujuan untuk penentuan pemberian pakan tinggi lemak dan diet Virgin Coconut Oil (VCO). Pengambilan darah dilakukan sebanyak 2 kali yaitu sebelum dan sesudah pemberian pakan tinggi lemak dan setelah pemberian Virgin Coconut Oil (VCO). Data dideskripsikan dalam bentuk tabel dan diolah dengan menggunakan  uji t-test tidak berpasangan pada  SPSS 17.0  for Windows Version untuk mengetahui perbedaan dengan kelompok kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar kolesterol total darah kelompok kontrol dengan nilai mean 94.10 ± 14.04 setelah diet VCO dan perlakuan setelah pemberian VCO didapatkan nilai mean 56.80 ± 3.175 bahwa terdapat perbedaan yang bermakna (p < 0,05) rerata kadar kolesterol total darah yang dilakukan perlakuan Virgin Coconut Oil (VCO) dengan dosis 0,81 ml dibandingkan dengan kelompok kontrol. Ini artinya pemberian Virgin Coconut Oil (VCO) dengan dosis 0,81 ml berpengaruh terhadap kadar kolesterol total darah tikus wistar. Ada pengaruh pemberian diet Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap kadar kolesterol total darah, sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang pemberian diet Virgin Coconut Oil (VCO) dilakukan penelitian sejenis kepada manusia untuk mengetahui pengaruh dan efektivitasnya pada manusia.   

Kata Kunci: Virgin Coconut Oil, kadar kolesterol total darah

 

Arly Febrianti | Keperawatan | 2016 | views 459 kali