ABSTRAK

 

Menurut World Health Organization (WHO, 2011) memperkirakan bahwa 35-75% ibu hamil di negara berkembang dan 18% di negara maju mengalami anemia. Namun, banyak di antara mereka yang telah menderita anemia pada saat konsepsi, dengan perkiraan prevalensi sebesar 43% pada perempuan yang tidak hamil di negara berkembang dan 12% di negara yang lebih maju. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor-faktor yang berhubungan dengan Kejadian Anemia pada ibu hamil di Puskesmas Gandus Palembang Tahun 2017.Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data ini ialah menggunakan data primer dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan bermakna antara usia ibu (p = 0,036), jarak kehamilan (p = 0,016), paritas (p = 0,037) dan kunjungan antenatal care (p = 0,039) dengan kejadian anemia kehamilan. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kejadian anemia kehamilan adalah variabel kunjungan antenatal care dengan Odd Ratio (OR) = 8,53.  Hasil penelitian tersebut disarankan kepada ibu untuk rutin melakukan kunjungan antenatal care, sehingga mendapatkan penyuluhan dan pemeriksaan rutin tentang anemia kehamilan dan bila mengalami dapat segera diatasi dengan pemberian table Fe.

Kata kunci           : Anemia Kehamilan, Usia Ibu, Jarak Kehamilan, Paritas, Kunjungan, Antenatal Care

» Kembali