PROSEDUR PEMASANGAN TRANSFUSI DARAH PADA PASIEN THALASEMIA RUMAH SAKIT ISLAM SITI KHADIJAH PALEMBANG TAHUN 2016

Yofa Anggriani Utama | Keperawatan | 2016

Thalasemia merupakan gangguan darah yang diwariskan, dikarakteristikan dengan defisiensi sintesis rantai globin spesifik molekul hemoglobin. Data terakhir dari WHO menyatakan  bahwa sebanyak 4,5% atau 250 juta penduduk dunia membawa gen thalasemia, dan dari 250 juta penduduk tersebut sebanyak 80-90 juta orang membawa gen beta thalasemia. Di Indonesia frekuensi pembawa gen penyakit ini sekitar 5%. Sehingga dapat diperkirakan akan ada 5000 kasus baru pertahun. Penelitian ini bertujuan untuk diperoleh informasi mendalam tentang Penatalaksanaan pemasangan transfusi darah pada pasien thalasemia di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang 2016.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi melalui wawancara mendalam dan observasi. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2016 sampai 18 Mei 2016. Jumlah informan yang diteliti sebanyak 6 orang, yaitu 1 kepala ruangan, 3 perawat pelaksana dan 2 orang keluarga pasien thalasemia. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perawat dalam melaksanakan tindakan pemasangan transfusi darah pada pasien thalasemia di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang mulai dari  pengkajian, dilakukan dengan anamnesis yaitu menayakan keluhan dan pemeriksaan fisik seperti observasi tanda-tanda vital: suhu, nadi, pernafasan, tekanan darah dan mengukur tinggi badan dan berat badan. Pelaksanaan tindakan dimulai dari informed consent, persiapan pasien dan alat kemudian pelaksanaan tindakan. Evaluasi dilakukan dengan mengobservasi tanda-tanda vital untuk mengetahui adanya peningkatan suhu tubuh dan observasi ada flebitis dan edema di daerah pemasangan infus. Pemberian transfusi packed red cell dan washed red cell didokumentasi distatus disertai nama dan paraf perawat. Diharapkan bagi Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang  untuk memberikan pelatihan pemberian transfusi darah bagi perawat  agar kompetensinya sebagai salah satu tenaga pelayanan transfusi darah dirumah sakit dapat terpenuhi dan dapat melaksanakan  transfusi darah yang aman baik bagi pasien maupun perawat.

Kata Kunci : Prosedur Pemasangan Transfusi Darah, Thalasemia

» Kembali