PENGARUH  TERAPI KOMPLEMENTER DENGAN SELF HEALING TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI UJIAN AKHIR SEMESTER SISWA SMA NEGERI 8 PALEMBANG 2017

Septi Ardianty | Keperawatan | 2017

ABSTRAK
 
Masa remaja adalah masa dimana individu berkembang dengan sangat drastis. Berdasarkan perkembangan psikologis, remaja akan mulai membentuk konsep diri, mengalami perkembangan intelegensi, perkembangan peran sosial, perkembangan peran gender, perkembangan moral dan religi, serta pembentukan kepribadian yang dapat dipengaruhi oleh lingkungan sekolah. Lingkungan sekolah mempunyai andil besar dalam pembentukan perkembangan psikologis remaja, sebaliknya, lingkungan sekolah juga dapat menjadi sumber permasalahan bagi remaja. Ujian akhir semester sekolah (UAS) adalah momok bagi sebagian besar remaja pada jenjang akhir. Masalah-masalah UAS  yang belum menemukan jalan keluarnya membuat sebagian besar siswa yang akan menghadapi UAS merasakan kecemasan. Tujuan : Penelitian adalah untuk mengetahui Efektivitas Terapi Komplementer Dengan Self Healing Terhadap Kecemasan Menghadapi Ujian Akhir Semester Siswa SMA Negeri 8 Palembang. Metode : penelitian ini adalah quasi experiment non control group design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling Sampel penelitian berjumlah 81 responden siswa  SMA Negeri 8 Palembang. Hasil Penelitian dengan menggunakan uji wilcoxon di ketahui terdapa perbedaan nilai rerata kecemasan sebelum dan setelah terapi komplementer self healing yaitu 24.00 dengan P value. 0,00 dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan bahwa terapi komplementer self healing terhadap kecemasan 
Kata Kunci : Kecemasan, Terapi Komplementer, Self healing, Ujian Akhir Semester

» Kembali