PENGARUH TERAPI PIJAT BAYI TERHADAP PENAMBAHAN BERAT BADAN PADA BAYI USIA 3-6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG TAHUN 2016

Renda Natalina Pratama | Kebidanan | 2017

ABSTRAK

Pijat bayi mempunyai banyak manfaat diantaranya meningkatkan hubungan emosi antara orangtua dan bayi sehingga dapat menstimulus perkembangan personal sosial bayi, selain itu gerakan remasan pada pijat bayi berfungsi untuk menguatkan otot bayi sehingga dapat menstimulus perkembangan motoriknya serta meningkatkan penambahan berat badan (Roesli, 2013; Oktafia, 2010; Marta, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi pijat bayi terhadap penambahan berat badan pada bayi usia 3-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi experiment). Desain penelitian ini menggunakan rancangan pre test dan post test control group design. Penelitian dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas (posyandu) Pembina Palembang. Hasil: Dari hasil penelitian, diketahui bahwa rata-rata penambahan berat badan pada bayi dengan terapi pijat bayi adalah 720+ 227.40 gram, dan pada bayi tanpa terapi pijat bayi adalah 560+ 176.47 gram sehingga disimpulkan bahwa penambahan berat badan pada bayi yang diberi terapi pijat bayi lebih besar dibandingkan dengann yang tidak diterapi pijat bayi. Dari hasil uji statistik menggunakan Independent t-test, diperoleh tingkat signifikansi ?<0,05  (?: 0,040), yang berarti Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara terapi pijat bayi terhadap penambahan berat badan pada bayi. Hipotesis yang menyatakan bahwa ada perbedaan pengaruh terapi pijat bayi terhadap penambahan berat badan pada bayi terbukti benar. Pijat bayi dapat digunakan sebagai salah satu terapi rutin yang menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan bayi.
 
Kata Kunci : Pijat bayi, Berat badan

» Kembali