Welcome

JURNAL MASKER MEDIKA STIKES MUHAMMADIYAH PALEMBANG
<div>EFEKTIVITAS  SENAM HAMIL TERHADAP PENURUNAN KADAR ALBUMIN URIN  PADA IBU HAMIL DI RS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2017</div>

EFEKTIVITAS  SENAM HAMIL TERHADAP PENURUNAN KADAR ALBUMIN URIN  PADA IBU HAMIL DI RS MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2017

R.A Aminah Maya | Kebidanan | 2017 | views 96 kali

ABSTRAK
 
Masa kehamilan merupakan masa yang rentan terhadap segala macam stress yang dapat berakibat pada terjadinya perubahan fisiologi maupun fungsi metabolik. Proses metabolisme ini meningkatkan penggunaan oksigen dan apabila oksigen yang tersedia tidak digunakan maksimal menyebabkan terbentuknya oxidative stress dan menghasilkan radikal bebas berlebihan yang akhirnya berpengaruh terhadap kelangsungan suatu proses kehamilan dan dapat menyebabkan komplikasi, salah satunya preeklampsi. salah satu cara yang dianjurkan untuk mengurangi risiko terjadinya kompliasi yaitu melalui senam hamil yang memiliki banyak manfaat, seperti mengurangi stress selama kehamilan dan masa pasca melahirkan, meningkatkan pertumbuhan janin dan plasenta. Tujuan: Untuk mengetahui Efektifitas Senam Hamil Terhadap Penurunan  Kadar Albumin Urin Pada Ibu Hamil di RS Muhammadiyah Palembang Tahun 2017. Metode: Penelitian ini menggunakan metode  Quasi Eksperiment dengan bentuk rancangan Quasi Eksperimen dengan pendekatan Non-Equivalent Control Group Design . Penelitian dilaksanakan di RS Muhammadiyah  pada bulan Maret  sampai Juli 2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  ibu hamil yang memenuhi kriteria inklusi  di RS Muhammadiyah Palembang.  Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil: Dari hasil uji statistik,  rerata kadar albumin urin sebelum senam hamil adalah 5.37+2,22 µg/mg sementara setelah senam hamil 5.50+ 2.24 µg/mg. Hasil analisis Independent t-test diperoleh rerata kadar albumin urin pada kelompok kontrol (tidak melakukan senam hamil) mengalami peningkatan sebesar 0,53+1,56µg/mg  sementara pada kelompok eksperimen mengalami penurunan kadar albumin urin sebesar 0,27+ 1,75 µg/mg dengan tingkat signifikansi sebesar 0,19 (>0.05) dan hal ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan pelaksanaan senam hamil terhadap penurunan kadar albumin urin. Simpulan: Senam hamil tidak terbukti efektif dalam menurunkan kadar albumin urin pada ibu hamil di RS Muhammadiyah Palembang Tahun  2017
Kata Kunci : Senam Hamil, Kadar Albumin Urin

<div>ANALISIS KADAR HAEMOGLOBIN DAN HEMATOCRIT PADA REMAJA PUTRI PRE DAN POST MENSTRUASI DI SMA  NEGERI I RAMBUTAN KABUPATEN BANYUASIN 2017</div>

ANALISIS KADAR HAEMOGLOBIN DAN HEMATOCRIT PADA REMAJA PUTRI PRE DAN POST MENSTRUASI DI SMA  NEGERI I RAMBUTAN KABUPATEN BANYUASIN 2017

Enderia Sari | Kebidanan | 2017 | views 82 kali

ABSTRAK

Remaja putri memiliki risiko sepuluh kali lebih besar untuk menderita anemia dibandingkan dengan remaja putra. Hal ini dikarenakan remaja putri mengalami menstruasi setiap bulannya dan sedang dalam masa pertumbuhan sehingga membutuhkan asupan  zat besi yang lebih banyak. Tujuan: Ibu  nifas dapat memahami dan melakukan tentang tehnik menyusui dan perawatan talipusar yang benar. Metode:.Desain penelitian yang digunakan adalah jenis desain Pre Ekperimen (one group pretest postest. Populasi dalam penelitian ini adalah total populasi yang berjumlah  91 responden,  dn terdapat drop out sebanyak 8 responden. data dilakukan dengan ujic Wilcoxon Test. dengan tingkat kepercayaan 95 %. Hasil: dari analisa pre  menstruasi didapat hasil  mean hemoglobi adalah 13,1 gr% Kadar  hemoglobin maximum adalah 14,8 gr%  dan nilai minimun adalah 10,6 gr%. Pada post menstruasi didapat hasil pmeriksaan mean  hemoglobin adalah 13,1 gr% Kadar  hemoglobin maximum adalah 15,0 gr%  dan nilai minimun adalah 10,3 gr. Pada analisa Bivariat  Dari hasil uji Wilcoxon , angka  significancy menunjukkan angka pada kadar hemoglobin pre dan  post 0,74 dan kadar hematokrit 0,435. Karena nilai p > 0.05 maka dapat di simpulkan bahwa tidak ada perbedaan sebelum dan sesudah  pemeriksaan kadar hemoglobin dan hematokrit  secara bermakna. Simpulan: dari analisa dilakukannya pemeriksaan  hemoglobin dan hematoktrik pre dan post  menstruasi tidak ada perbedaan  significan terhadap  pre dan post menstruasi pada pemeriksaan kadar hemoglobin dan hematokrit pre dan post 
Kata Kunci : Menstruasi, kadar hemoglobin, kadar hematokrit

<div>HUBUNGAN PRILAKU PENENTUAN TRIAGE DENGAN RESPON TIME  PADA PASIEN KECELAKAAN LALU LINTAS DI RUANG UGD RSI. SITIKHADIJAH DAN RS. MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2017</div>

HUBUNGAN PRILAKU PENENTUAN TRIAGE DENGAN RESPON TIME  PADA PASIEN KECELAKAAN LALU LINTAS DI RUANG UGD RSI. SITIKHADIJAH DAN RS. MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2017

Husin | Keperawatan | 2017 | views 76 kali

ABSTRAK
 
Keperawatan gawat darurat (Emergency Nursing) merupakan pelayanan keperawatan yang komprehensif diberikan kepada pasien dengan injuri akut atau sakit yang mengancam kehidupan. Triage adalah tindakan pemilahan penderita menurut beratnya keadaan gawat darurat. Triage bukan, mengobati, namun hanya memilah, memprioritaskan yang mempunyai harapan hidup yang lebih baik. Triage didasarkan pada prioritas ABC (airway, breathing, dan circulation). Diketahuinya hubungan prilaku penentuan triagedenganrespon time pada pasien kecelakaan lalu lintas di Ruang UGD RSI. Siti Khadijah dan RS. Muhammadiyah Palembang tahun 2017.Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan menggunakan desain cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawatUGD RSI. Siti Khadijah dan RS. Muhammadiyah PalembangPada penelitian menggunakan dua tempat rumah sakit yang dipilih akreditasinya sama. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawatUGD RSI. Siti Khadijah dan RS. Muhammadiyah Palembang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 orang perawatUGD RSI. Siti Khadijah dan 18 orang perawatUGD RS. Muhammadiyah Palembang, total 34 orang dan tehnik pengabilan sampel dengan total sampling. Pengumpulan data menggunakan Kuisioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat denganuji statistik yang digunakan adalah uji chi-squarenilai alpha = 0,05. Penelitian ini dilakukan di RSI. Siti Khadijah dan RS. Muhammadiyah Palembang. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1-30 April 2017.Hasilpenelitian ini didapatkan didapatkan ada hubungan pengetahuan dengan Respon time di Ruang UGD RSI. Siti Khadijah dan RS. Muhammadiyah Palembang tahun 2017 (P value = 0,017).Hubungan sikap dengan Respon time di Ruang UGD RSI. Siti Khadijah dan RS. Muhammadiyah Palembang tahun 2017 (P value= 0,007).Hubungan tindakan dengan Respon time di Ruang UGD RSI. Siti Khadijah dan RS. Muhammadiyah Palembang tahun 2017 (P value= 0,033).Disarankan sebagai bahan masukan bagi RSI. Siti Khadijah dan RS. Muhammadiyah Palembang dan khususnya untuk perawat agar dapat lebih memberikan pelayanan yang berkualitas.
Kata Kunci : Triage, Respon Time, perilaku

<div>PENGARUH MEMANDIKAN DENGAN METODE TRADISIONAL YANG DIBERI CHLOROXYLENOL TERHADAP TINGKAT KENYAMANAN PASIEN DI RUANG HCCU RSUP Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG</div>

PENGARUH MEMANDIKAN DENGAN METODE TRADISIONAL YANG DIBERI CHLOROXYLENOL TERHADAP TINGKAT KENYAMANAN PASIEN DI RUANG HCCU RSUP Dr. HASAN SADIKIN BANDUNG

Imardiani | Keperawatan | 2017 | views 78 kali

ABSTRAK

 
Pasien kritis merupakan pasien yang menghadapi berbagai masalah baik fisik, tetapi juga diperberat oleh masalah stressor psikologis dan lingkungan perawatan. Oleh karena itu, berbagai penatalaksanaan pada pasien kritis dilakukan untuk pemenuhan kebutuhan fisik, psikologis dan kenyamanan pasien. Tindakan patient hygiene khususnya memandikan menjadi suatu kebutuhan dasar dalam mencegah infeksi dan meningkatkan kenyamanan pasien. Ada dua metode intervensi memandikan yang dikenal dalam profesi keperawatan salah satunya yaitu metode tradisional. Meskipun penelitian terkait metode tradisional sudah pernah dilakukan, tetapi penilaian terhadap tingkat kenyamanan dari metode tradisional dengan pemberian antiseptik chloroxylenol belum pernah dilakukan.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kenyamanan pasien sebelum dan sesudah dilakukan intervensi memandikan dengan metode tradisional yang diberi chloroxylenol di Ruang HCCU RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode quasi experimental dengan pretest-posttest design without control group. Pemilihan sampel dengan metode consecutive sampling berjumlah 11 pasien dengan perlakuan intervensi memandikan metode tradisional yang diberi chloroxylenol. Pengambilan data dilakukan sebelum dan sesudah intervensi terhadap tingkat kenyamanan pasien. Kemudian dilakukan analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa terdapat perbedaan yang signifikan pada metode tradisional yang diberi chloroxylenol tingkat kenyamanan (p=0,003). Kesimpulan. Intervensi secara tradisional yang diberi chloroxylenol mampu meningkatkan kenyamanan pasien, sehingga dapat menjadi rekomendasi intervensi di ruang perawatan pasien kritis.
Kata kunci:  antiseptik chloroxylenol, metode memandikan tradisional, dan rasa nyaman

<div>RESPON DAN KOPING ANAK JALANAN YANG KEHILANGAN ORANG TUA BAGI  ANAK JALANAN DI PANTI SOSIAL BINA ANAK JALANAN INDRALAYA SUMATERA SELATAN</div><div>TAHUN 2017</div>

RESPON DAN KOPING ANAK JALANAN YANG KEHILANGAN ORANG TUA BAGI  ANAK JALANAN DI PANTI SOSIAL BINA ANAK JALANAN INDRALAYA SUMATERA SELATAN
TAHUN 2017

Inne Yelisni | Keperawatan | 2017 | views 78 kali

ABSTRAK
 
Keberadaan dan berkembangnya jumlah anak jalanan yang merupakan persoalan yang perlu mendapat perhatian baik dari masyarakat maupun dari pemerintah. Anak jalanan sangat rentan untuk mendapatkan perlakuan dan situasi yang kurang baik oleh masyarakat seperti menjadi korban dari berbagai perlakuan salah dan eksploitasi seperti kekerasan fisik, penjerumusan kearah tindakan criminal, penyalahgunaan narkoba sampai dengan menjadi objek seksual. Hal ini sangat berdampak buruk bagi perkembangan anak. dalam proses pembentukan pribadi anak, maka anak tersebut akan memiliki perkembangan psikologis yang berbeda dengan anak-anak yang tumbuh didalam lingkungan yang baik dan tidak mengalami keputusasaan dalam fase tumbuh kembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon dan koping anak jalanan yang Kehilangan Orang Tua Bagi Anak jalanan di Panti Sosial Bina Anak jalanan Indralaya Sumatera Selatan Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif atau penelitian yang menggunakan pendekatan naturalistik untuk mencari dan menemukan pengertian atau pemahaman tentang fenomena mengenai apa yang dialami oleh subjek penelitian dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa dalam suatu latar yang berkonteks khusus dan alamiah. Pengumpulan data dalam penelitian akan dilakukan dengan wawancara mendalam (indepth interview) dan catatan lapangan (field notes) dengan menggunakan pendekatan Fenomenologi, menggunakan teknik non-random sampling atau non-probability sampling, yaitu setiap individu atau unit dari populasi tidak memiliki kemungkinan (non probability) yang sama untuk terpilih yang berjumlah 6 orang. Hasil: Respon dan koping orang tua adalah kesedihan yang mendalam dengan rentang bersedih yang berbeda-beda dan kehilangan yang dialami anak jalanan yaitu kehilangan sosok pemimpin, kehiangan kasih sayang, kehilangan tempat berbagi, dan kehilangan keutuhan keluarga. Kehilangan yang dialami pada tahap denial, anger dan depression dan acceptance. Perjuangan yang telah dilakukan keluarga untuk orang tua merupakan kewajiban untuk menolong dan mempertahankan keutuhan keluarga. Harapan dan doa untuk orang tua merupakan bentuk dari kasih sayang anak jalanan kepada orang tua yang telah meninggal.
Kata Kunci : Respon, koping, anak jalanan Kehilangan, Orang Tua

PENGARUH LATIHAN OTOT DASAR PANGGUL TERHADAP PENCEGAHAN INCONTINENSIA URINE PADA IBU POST PARTUM DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH  PALEMBANG

PENGARUH LATIHAN OTOT DASAR PANGGUL TERHADAP PENCEGAHAN INCONTINENSIA URINE PADA IBU POST PARTUM DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH  PALEMBANG

Murbiah | Keperawatan | 2017 | views 70 kali

ABSTRAK
 
Periode postpartum merupakan periode waktu selama 6-8 minggu setelah setelah persalinan. Kehamilan dan persalinan dapat menyebabkan perubahan mekanik dan denervasi otot-otot dasar panggul yang menimbulkan keluhan stres inkotinensia. Salah satu intervensi inkontinensia urine pada ibu post partum yaitu dengan latihan otot dasar panggul. Tujuan :  untuk melihat pengaruh latihan otot dasar panggul terhadap pencegahan inkontinensia urine pada ibu post partum. Metode penelitian : penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan   post test design only. Hasil Penelitian : ada perbedaan antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan perbedaan proporsi diskordan 80% pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol  46,7% dengan p value 0,027. Simpulan : ada pengaruh latihan otot dasar panggul terhadap pencegahan incontinensia urine pada ibu post partum
kata kunci : latihan otot dasar panggul, inkontinensia urine

<div>Hubungan Konsep Diri dengan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia Secara Holistik Berdasarkan Teori Abraham Maslow pada Anak Usia 6-12 Tahun  yang Tinggal Di Panti Asuhan Pondok Pesantren Subul’Ussalam Palembang</div>

Hubungan Konsep Diri dengan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia Secara Holistik Berdasarkan Teori Abraham Maslow pada Anak Usia 6-12 Tahun  yang Tinggal Di Panti Asuhan Pondok Pesantren Subul’Ussalam Palembang

Puji Setyarini | Keperawatan | 2017 | views 80 kali

ABSTRAK
 
Pada tahun 2013 dari 3348 panti asuhan hanya 1270  yang terbina oleh puskesmas, mengindikasikan belum terbinanya anak-anak yang tinggal di panti asuhan secara optimal sehingga situasi ini adanya keterbatasan ruang gerak bagi anak1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan pemenuhan kebutuhan dasar manusia secara holistic berdasarkan Teori Abraham Maslow pada anak  usia 6-12 tahun di panti asuhan pondok pesantren Subul’Ussalam Palembang Tahun 2015. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif pendekatan cross sectional.  Populasi dalam penelitian ini adalah semua Anak yang tinggal di panti asuhan pondok pesantren Subul’Ussalam Palembang tehnik pengambilan sampel dengan total sampling sehingga didapatkan 30 responden. Analisa data di lakukan adalah analisa bivariat, instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Hasil uji statistik chi square didapatkan P value = 0,012 ( < ? 0,05) ada hubungan antara gambaran diri dengan pemenuhan kebutuhan. Hasil uji statistik chi square didapatkan P value = 0,03 ( < ? 0,05) ada hubungan antara ideal diri dengan pemenuhan kebutuhan. Hasil uji statistik chi square didapatkan P value = 0,215 ( > ? 0,05) tidak ada hubungan antara Harga diri dengan pemenuhan kebutuhan. Hasil uji statistik chi square didapatkan P value = 0,013 ( < ? 0,05) ada hubungan antara peran diri dengan pemenuhan kebutuhan. Hasil uji statistik chi square didapatkan P value = 0,340 ( > ? 0,05) tidak ada hubungan antara Identitas diri dengan pemenuhan kebutuhan. Pihak panti diharapkan meningkatkan peran dipanti asuhan khususnya tinggal dipanti asuhan dalam memberikan informasi kesehatan dan memberikan motivasi kepada anak sehingga memiliki konsep diri yang positif.
Kata Kunci  : konsep diri, kebutuhan dasar manusia, anak 

PERBANDINGAN PENGARUH SENAM HAMIL DAN EDUKASI TENTANG ANEMIA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN (Hb) PADA IBU HAMIL

PERBANDINGAN PENGARUH SENAM HAMIL DAN EDUKASI TENTANG ANEMIA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN (Hb) PADA IBU HAMIL

Renda Natalina Pratama | Kebidanan | 2017 | views 82 kali

ABSTRAK

 
Perubahan fisiologi, anatomi dan hormonal berkembang pada banyak sistem organ dengan terjadinya kehamilan, salah satunya adalah perubahan hematologi pada sistem kardiovaskuler. Penanganan yang tidak tepat pada kondisi ini menjadi penyebab salah satu  komplikasi yang sering terjadi pada ibu hamil yaitu anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk untuk membandingkan senam hamil dan edukasi mengenai anemia dalam mempengaruhi kadar Hb pada ibu hamil. Metode dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan disain pretest posttest control group dengan variabel terikat adalah kadar Hb, variabel bebas adalah senam hamil dan edukasi. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling. Dari hasil uji statistic, ada peningkatan rata-rata kadar Hb pada kelompok senam hamil sebesar 0,300 ± 0,43, peningkatan rata-rata kadar Hb pada kelompok edukasi tentang anemia sebesar 0,122 ± 0,20, peningkatan rata-rata kadar Hb pada kelompok senam hamil dan edukasi tentang anemia sebesar 0,70 ± 0,48, namun tidak ada peningkatan rata-rata kadar Hb pada kelompok tidak senam hamil dan tidak edukasi (kontrol), terjadi penurunan rata-rata kadar hb pada kelompok kontrol sebesar 0,255 ± 0,94. Hasil uji beda menggunakan rumus Anova didapatkan p value 0,013 (< 0,05) sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan bermakna kadar hemoglobin darah ibu hamil pada kelompok sampel.
Kata Kunci : Senam Hamil, Edukasi, Kadar Hemoglobin

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR TIMBAL (pB) DALAM DARAH TUKANG BECAK DI JALAN BANTEN PALEMBANG TAHUN 2017

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KADAR TIMBAL (pB) DALAM DARAH TUKANG BECAK DI JALAN BANTEN PALEMBANG TAHUN 2017

Zairinayati | Kesehatan Lingkungan | 2017 | views 76 kali

ABSTRAK

Timbal (Pb) adalah logam berat yang secara alami terdapat di dalam kerak bumi. Dapat juga berasal dari kegiatan manusia bahkan mampu mencapai jumlah 300 kali lebih banyak dibandingkan Pb alami. Emisi Pb bentuk gas terutama berasal dari buangan gas kendaraan bermotor, merupakan hasil sampingan dari pembakaran mesin-masin kendaraan dari senyawa tetrametil-Pb dan tetraetil Pb dalam bahan bakar kendaraan bermotor. Dampak dari timbal sendiri sangat membahayakan bagi manusia,paparan timbaldalam jangka waktu panjang menimbulkan berbagai kelainan pada orang dewasadapat menyebabkan anoreksia, muntah, nyeri perut, diare atau konstipasi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antaraumur, jarak rumah, lamanya bekerja, jumlah jam kerja dalam sehari dan penggunaanalat pelindung diri dengan kadar timbal dalam darah tukang becak. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancanganCross-sectional study. Pengambilan sampel dilakukan secara Non-probabilitysampling dengan teknik consecutive sampling artinya semua subjek yangmemenuhi kriteria pemilihan dimasukkan kedalam penelitian. Reponden berjumlah 30 orang yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang diperoleh diuji dengan Chi  Square test pada taraf siginifikan 0,05 karena data memenuhi asumsi normal dalam distribusinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai P yang dihasilkan dari semua hasil uji statistik lebih besar dari nilai (?) 0,005 artinya dapat diinterpretasikan bahwa faktor umur, jarak rumah,lamanya bekerja, jumlah jam kerja dalam sehari tidak berpengaruh terjadap kadar timbal dalam darah tukang becak. Berdasarkan hasil uji laboratorium bahwa kadar Pb dalam darah masih dibawah batas normal yaitu tidak melebihi 25 µ/dlyang paling rendah 0,153 µ/dl dan paling tinggi 0,629 µ/dl. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara faktor risiko umur, jarak rumah, lama kerja, waktu kerja dan penggunaan APD dengan kadar Pb dalam Darah tukang becak di Jalan Banten Palembang.
Kata Kunci : Pb, Tukang Becak

PENGARUH  TERAPI KOMPLEMENTER DENGAN SELF HEALING TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI UJIAN AKHIR SEMESTER SISWA SMA NEGERI 8 PALEMBANG 2017

PENGARUH  TERAPI KOMPLEMENTER DENGAN SELF HEALING TERHADAP KECEMASAN MENGHADAPI UJIAN AKHIR SEMESTER SISWA SMA NEGERI 8 PALEMBANG 2017

Septi Ardianty | Keperawatan | 2017 | views 76 kali

ABSTRAK
 
Masa remaja adalah masa dimana individu berkembang dengan sangat drastis. Berdasarkan perkembangan psikologis, remaja akan mulai membentuk konsep diri, mengalami perkembangan intelegensi, perkembangan peran sosial, perkembangan peran gender, perkembangan moral dan religi, serta pembentukan kepribadian yang dapat dipengaruhi oleh lingkungan sekolah. Lingkungan sekolah mempunyai andil besar dalam pembentukan perkembangan psikologis remaja, sebaliknya, lingkungan sekolah juga dapat menjadi sumber permasalahan bagi remaja. Ujian akhir semester sekolah (UAS) adalah momok bagi sebagian besar remaja pada jenjang akhir. Masalah-masalah UAS  yang belum menemukan jalan keluarnya membuat sebagian besar siswa yang akan menghadapi UAS merasakan kecemasan. Tujuan : Penelitian adalah untuk mengetahui Efektivitas Terapi Komplementer Dengan Self Healing Terhadap Kecemasan Menghadapi Ujian Akhir Semester Siswa SMA Negeri 8 Palembang. Metode : penelitian ini adalah quasi experiment non control group design. Teknik sampling menggunakan purposive sampling Sampel penelitian berjumlah 81 responden siswa  SMA Negeri 8 Palembang. Hasil Penelitian dengan menggunakan uji wilcoxon di ketahui terdapa perbedaan nilai rerata kecemasan sebelum dan setelah terapi komplementer self healing yaitu 24.00 dengan P value. 0,00 dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan bahwa terapi komplementer self healing terhadap kecemasan 
Kata Kunci : Kecemasan, Terapi Komplementer, Self healing, Ujian Akhir Semester